Friday, November 03, 2006

kamera Xray tembus pandang

SEORANG wanita cantik telanjang keluar dari kolam berenang. Ia
melenggang santai, tanpa terlihat risih berjalan mengitari kolam menuju
kursi yang berjejer di tepian. Tidak lama berselang, gadis remaja
berwajah lugu dengan postur bugil sedikit berlari melintas menuju kamar
ganti usai berenang. Wanita-wanita yang tampak 'bugil' tersebut bukan
orang gila. Mereka juga bukan kaum ekshibisionis yang gemar
memperlihatkan tubuh telanjang.

Sesungguhnya mereka mengenakan pakaian renang. Namun, tubuh mereka
jadi tampak telanjang hanya korban dari kecanggihan teknologi kamera
tembus pandang yang terpasang di handphone (HP).

Baju renang yang mereka pakai justru menjadi bahan sempurna yang dapat
ditembus sinar infra merah. Handphone dengan kamera xray built-in itu
memungkinkan para perempuan terlihat sia-sia menutupi tubuhnya dengan
pakaian renang atau senam yang umumnya terbuat dari bahan sintetis.

Kamera tembus pandang! itu bekerja pada tinta, bahan-bahan sintetis
seperti baju renang, baju senam, original silk (sutera asli).


Tapi tidak berfungsi pada bahan lain seperti nilon, katun dan jins.

Tidak ada sistem on/off untuk Xray, jadi HP tembus pandang akan selalu
keadaan on, tetapi hanya berefek pada bahan sintetis. Target banyak
terdapat di kolam renang, gym/fitness, pesta, dancer.


Tidak sulit mendapatkan perangkat 'nakal' tersebut. Bahkan dalam satu
iklan yang terpampang jelas di sebuah situs internet. Dilengkapi dengan
tarif modifikasi yang dibutuhkan untuk setiap HP. Biayanya, minimal satu
juta rupiah untuk jenis Nokia 3660 dan Sonny Ericson K500. Untuk
spesifikasi HP yang lebih canggih seperti Nokia 9500 atau XDA O2,
diperlukan biaya sebesar dua juta rupiah. HP akan dirombak total,
karenanya lupakan garansi jika kelak HP bermasalah.


Peminatnya tidak sedikit. Menurut Edu, penjual peranti tersebut,
peminat HP tembus pandang berasal dari berbagai kalangan. "Harganya! kan
tidak terlalu mahal, tetapi yang beli memang punya niat jahil betul. Tiap
hari ada saja! yang beli," tambahnya sambil tertawa. Menurutnya,
kebanyakan peminat HP jenis itu memang laki-laki.

Target mereka jelas, meneropong para perempuan yang di kolam renang
umum dan tempat senam atau fitness. Karena di tempat itu, para kaum hawa
memang menggunakan bahan pakaian yang memungkinkan untuk ditembus hingga
ke permukaan kulit.

"Teknologi sih memang gila kalau dikuasai orang-orang yang tidak
berakhlak," komentar pengamat teknologi informasi, Ono W Purbo
blak-blakan, Jumat (10/06). Padahal, tadinya teknologi inframerah yang
digunakan untuk menembus lapisan penghalang kulit hanya digunakan dalam
teknologi militer.

"Teknologi itu biasanya dipakai dalam pengintaian malam hari. Secara
sederhana, sinar infra red akan menangkap panas dari tubuh. Jadi, tubuh
akan terlihat jelas meski dalam keadaan gelap," paparnya. Namun yang
berkembang, teknologi semacam ini digunakan untuk hal-hal yang menjadikan
kaum perempuan sebagai korban.

Adalah Kaya Spesial Optic, Inc, sebuah perusahaan asal Jepang yang
mengenalkan produk yang disebut "Infrared See Through Filter PF".
Perusahaan yang mengkhususkan diri pada alat optik selama 30 tahun itu
memproduksi sebuah alat yang dapat menembus pandangan dibalik permukaan
objek. Pada dasarnya, apa yang dilihat manusia adalah pantulan cahaya
yang merepresentasikan bagian terbatas dari spektrum elektromagnetik.

Adasyarat yang harus dipenuhi sebuah objek agar dapat terlihat mata
manusia normal, yaitu panjang gelombang.

Radiasi sinar inframerah tidak terlihat mata manusia normal karena
panjang gelombangnya tidak memenuhi syarat. Plastik merupakan bahan yang
dapat membelokkan radiasi inframerah masuk ke dalam klasifikasi gelombang
terlihat.

Sementara baju renang dan senam terbuat dari bahan sintesis pabrik yang
pada dasarnya adalah plastik. Akibatnya, jika sinar inframerah dikenakan
pada permukaan sintetis, maka ia akan membelokkan gelombang sesuai dengan
prasyarat mata normal. Selanjutnya, pantulan permukaan kulit dibalik baju
berbahan sintetis akan terlihat jelas.

Kebebasan untuk berenang di tempat umum atau berlatih kebugaran di
pusat fitness menjadi terampas. HP yang dilengkapi dengan perangkat
tersebut dapat digunakan kapan saja di tempat umum tanpa terlalu
mencurigakan. Kegiatan merekam dan kemudian disimpan dalam memory card
tidaklah hal yang rumit.

Penyebarannya lebih mudah lagi. Transfer data yang didukung oleh
kemudahan teknologi, dinikmati oleh sebagian besar pemilik HP.

Penikmatnya juga tidak sedikit. "Gue sih seneng-seneng aja kalau punya
file seperti itu. Apalagi gratisan," ujar Agus, seorang pekerja swasta.
Kepemilikan peranti tersebut tentu legal. Tapi yang menjadi masalah adalah ketika teknologi tersebut berubah menjadi teror yang mengganggu aktivitas normal. Sementara mekanisme hukum terlalu jauh di belakang kemajuan teknologi yang membuka ruang bagi intimidasi.

Kalau modus kamera tersembunyi di toilet umum atau kamar ganti bisa sedikit diakali. Sikap hati-hati dan waspada akan semua titik-titik mencurigakan sebelum menggunakan ruang publik tersebut. Namun,keberadaan HP tembus pandang tidak seperti kamera tersembunyi HP ini tidak terlihat mencolok karena modifikasinya tidak akan menghasilkan perbedaan yang kentara secara fisik. Artinya, kolam renang umum bukan lagi tempat yang menyenangkan untuk berolahraga atau berekreasi melepas kepenatan.

Teknologi memang ibarat pisau bermata dua. Kegunaannya dapat menguntungkan sekaligus mengganggu orang lain Tapi, saat pemanfaatannya merugikan sebagian orang, akan ada reaksi yang muncul. "Bagaimanapun, yang menjadi mekanisme kontrol adalah masyarakat," ujar Onno. Dengan luasnya informasi yang sampai ke masyarakat, bukannya tidak mungkin akan timbul reaksi.

Perusahaan raksasa asal Jepang, Sonny, akhirnya menghentikan produksi handycam x-ray dan menarik kembali produk yang sudah dilepas di pasaran.
Kebutuhan akan nama baik sebuah perusahaan besar membuat Sonny mengambil langkah yang merugi jika dilihat dari sisi ekonomi sebuah produksi.

Watch Out!!!

Di Jakarta udah nggak ada kehidupan pribadi lagi. Saat anda berada di
luar rumah, perhatikan hal-hal berikut:

1. Jangan sembarangan buang air (besar/kecil) di kamar mandi yang tidak jelas (pom bensin, wc umum mal/plaza, wc hotel dll).

2. Jangan melakukan aktivitas seksual (ciuman, raba-meraba dll) di
dalam kendaraan.

3. Hati-hati bila membicarakan orang di dalam kendaraan umum atau menceritakan suatu rahasia (misalnya kalau anda membawa uang dalam jumlah besar ke teman anda).

4. Usahakan untuk tidak memakai pakaian/celana/ rok dari bahan sintetis.

Penjelasan untuk point:

1. Hidden-camera (mini-camera) saat ini dijual bebas di Glodok dan harganya murah sekali per paket. Besarnya hanya sebesar uang logam Rp.50,- lama. Dan ini dapat dipasang di mana saja & dapat dilihat dengan jelas hasilnya;(Harga Rp.125.000,- an)

2. Kamera handphone dan kamera digital, di Glodok sudah bisa di-upgrade untuk dapat melihat tembus pandang seperti lensa kaca mata James Bond; (Harga Rp. 1.000.000,-an)

3. Ada alat penyadap suara berbentuk ear-phone dijual juga di Glodok untuk menyadap suara secara terbuka sejauh 20 meter. (Rp. 175.000,-an)

4. Lensa yang di-upgrade untuk kamera handphone atau digi-cam dapat menembus kain berbahan sintetis sehingga dapat melihat seseorang terlihat telanjang. (idem sama nomor 2)

Jadi, berhati-hatilah. .. karena di Jakarta tidak ada lagi kehidupan
pribadi !!!

from milist-nya psychofamilyusd_groupsyahoo.com

No comments: