Pernah dong kalian denger atau lihat ada cewek yang tertarik sama cewek aja, atau ada juga yang tertarik sama dua-duanya. Pernah enggak kenal dengan seorang waria? Laki-laki yang berdandan dan berpakaian seperti perempuan. Atau ada juga laki-laki yang kelihatan sangat macho dan sangar, tetapi melakukan seks dengan laki-laki juga
KETIKA kita berbicara mengenai masalah seksualitas maka ada satu hal yang perlu juga kita ketahui yaitu orientasi seksual, yang bisa dijelaskan sebagai ketertarikan pada orang lain secara seksual berdasarkan jenis kelaminnya.
Pertama homoseksual, yaitu ketertarikan secara seksual maupun emosional pada orang lain yang berjenis kelamin sama. Pada laki-laki biasanya disebut dengan gay, sedangkan pada perempuan biasanya disebut dengan lesbian. Sebenarnya termasuk juga dalam kelompok ini adalah waria.
Kedua heteroseksual, yaitu tertarik kepada orang lain yang berjenis kelamin berbeda. Ini adalah orientasi seksual yang banyak terdapat di masyarakat (jumlahnya mayoritas) dan dianggap normal dibandingkan dengan orientasi seksual yang lain.
Ketiga biseksual, yaitu tertarik pada orang lain yang berjenis kelamin sama ataupun berbeda. Secara umum homoseksual maupun biseksual merupakan minoritas dalam masyarakat dan dianggap tidak lazim, tidak normal atau aneh, karena memang mayoritas orang mempunyai orientasi heteroseksual (menyukai lawan jenis), yang selama ini dianggap normal.
Mengapa seseorang memiliki orientasi tertentu ? Ini merupakan pertanyaan yang banyak dilontarkan ke pusat konsultasi Youth Center PKBI.
"Mengapa sih orang bisa menjadi gay atau menjadi lesbi atau waria? Sebenarnya banyak teori ataupun pendapat yang berkembang tentang permasalahan ini dan sampai saat ini pun masih menjadi perdebatan. Tidak seorang pun yang benar-benar tahu mengapa seseorang menjadi homoseksual atau biseksual.
Sebagian besar peneliti percaya bahwa mereka dilahirkan dalam kondisi seperti itu. Tetapi, beberapa peneliti lain menyimpulkan bahwa ini berkaitan dengan pengalaman mereka saat tumbuh dewasa, berasal dari respon-respon yang dipelajari dari pengalaman seksual sebelumnya.
Atau karena pola asuh. Pertanyaan ini sama halnya dengan mencari tahu mengapa seorang lelaki dan perempuan bisa saling tertarik satu sama lain. Bisa jadi kita menjawab: "Yaa ... emang dari sono-nya begitu sih!"
Teori yang mempercayai bahwa orientasi seksual berasal dari bawaan (teori garis orientasi) menjelaskan bahwa seseorang ketika lahir membawa bakat ketertarikan tertentu secara seksual pada orang lain. Bakat tersebut dibawa sejak seseorang dilahirkan dan berkembang hingga dewasa. Setiap orang akan mengalami perkembangan seksualitasnya termasuk orientasi seksualnya. Pada sekitar umur 12 tahun atau lebih, rasa ketertarikan ini akan berkembang sebagaimana mestinya.
Dr Dean Hamer adalah orang pertama yang berhasil menentukan lokasi suatu segmen DNA dalam kromosom yang tampaknya berisi satu atau lebih gen yang berperan bagi orientasi seksual seseorang.
Walaupun masalah ini hanya dirasakan oleh orang yang bersangkutan., namun orientasi seksual ini bukanlah merupakan sebuah permasalahan yang sederhana dan mudah, karena banyak hal yang terkait yang harus dihadapi bagi mereka yang orientasi seksual dipandang "tidak normal." Bagi masyarakat.
Misalnya, tentang bagaimana orang lain ataupun masyarakat menerima kehadiran kaum homoseksual termasuk waria, atau juga bagaimana perasaan mereka ketika menjadi seorang yang "berbeda" dengan orang lain, dikucilkan atau bahkan dianiaya karena perbedaan itu
Saturday, September 30, 2006
Bicara Soal Orientasi Seksual
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment